Home Sejarah Dendam Abadi Kala Rau Penyebab Gerhana

Dendam Abadi Kala Rau Penyebab Gerhana

409
0
Dendam Abadi Kala Rau Penyebab Gerhana (Foto indiatimes.com)
Dendam Abadi Kala Rau Penyebab Gerhana (Foto indiatimes.com)

Hindu IndonesiaDendam Abadi Kala Rau Penyebab Gerhana. Setiap kali gerhana terjadi, baik gerhana matahari maupun gerhana bulan, masyarakat sejumlah etnis di Nusantara selalu mengingat Rau, Rahu, atau Batara Kala.

Sosok raksasa penelan matahari atau bulan itu selalu menjadi “kambing hitam” atas kegelapan sesaat yang terjadi.

Meski mitos itu telah ditinggalkan sebagian besar masyarakat seiring berkembangnya pengetahuan dan kemampuan berpikir rasional, cerita tentang raksasa pendendam itu tetap abadi dalam ingatan rakyat.

Baca juga

Dalam Bab VI Adiparwa disebutkan, seorang raksasa yang merupakan anak Sang Wipracitti dan Sang Singhika berubah wujud menjadi dewa dengan meminum air amerta.

Sang Hyang Aditya (Dewa Matahari) dan Sang Hyang Candra (Dewa Bulan) yang mengetahui ulah sang raksasa pun mengadukannya kepada Dewa Wisnu.

Sewaktu air amerta memasuki kerongkongan raksasa, Dewa Wisnu memenggal lehernya. Badan raksasa yang belum terkena air amerta mati dan jatuh ke tanah, teronggok bagai puncak gunung.

Saat tubuh raksasa itu mengempas tanah, terjadilah gempa bumi saking beratnya bangkai badan sang raksasa.

Adapun kepala raksasa tersebut abadi dan melayang-layang di angkasa karena tersiram kesucian air amerta. Dalam keabadian itu, kepala raksasa menaruh dendam kepada Dewa Matahari dan Dewa Bulan sehingga selalu berusaha memakan Matahari dan Bulan.

Halaman Selanjutnya Cerita Kala Rau di Pulau Bangka

Tonton Makna Perayaan Hari Saraswati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here