Fakta Hindu – Penemuan Kota Emas Dwaraka, Kota Tempat Tinggal Sri Krishna Terbuat Dari Emas

160
0

PENEMUAN KOTA DWARAKA ~ KOTA SRI KRISNHA

Sejak tahun 1983 Unit Marine Archeology dari National Institute of Oceanography melaksanakan eksplorasi dan penggalian pada kota legenda Dwaraka. Penjelasan singkat mengenai penemuan bawah laut kota yang hilang muncul tahun 1987, Penemuan kota Dwaraka yang tenggelam adalah hasil dari penelitian selama tahun 1983 sampai 1987.

Hal yang perlu juga dicatat adalah gambaran arsitekturnya sesuai dengan kota Dwaraka seperti yang tercantum pada epos Mahabharata dan juga sesuai dengan yang tercantum pada naskah kuno. Pelabuhan Aramda pada jalan menuju Bet Dwaraka merupakan pintu masuk yang pertama.

Epos Mhabharata menyebutkan bahwa bendera berkibar di kota Dwaraka. Di dalam laut ditemukan batu sebagai alas dari tiang bendera. Antardvipa di daerah Kugasthali yang tercantum pada Mahabharata mestilah Bet Dwaraka Kota itu sekarang telah ditemukan oleh arkeolog, ditempat yang sama seperti yang diceritakan oleh naskah kuno.

Pada 19 Mei 2001 Menteri Sains dan Teknologi India Muni Munohar Joshi mengumumkan penemuan reruntuhan di Teluk Khambhat, dikenal sebagai Komplek Kebudayaan Teluk Khambhat, yang terletak sepanjang sembilan kilometer di pantai Provinsi Gujarat, pada kedalaman sekitar 40 meter.

Penemuan Bet Dwarka bisa dipilah menjadi dua perioda. Perioda pra sejarah dimana ditemukan segel ukiran kulit kerang dengan rmotif tiga kepala binatang, pancing tembaga dan gerabah Harappan kuno (kira-kira 1700-1400 SM) dan dari zaman sejarah berupa uang logam dan gerabah.

Ada beberapa bagian dari Pulau Dwaraka akan tenggelam pada saat pasang naik. Eksplorasi lepas pantai dekat Bet Dwaraka, memberikan sinar terang,, beberapa jangkar batu dari berbagai tipe, ada yang berbentuk segi tiga dan ada yang bulat. Lokasi Bet Dwaraka sangat baik untuk keamanan berlabuh dimasa lampau karena terlindung dari gelombang tinggi dan badai.

Tim Dr. S.R.Rao yang terdiri dari ahli explorasi bawah laut, fotographer bawah laut yang terlatih dan arkeolog berpengalaman. Teknik penelitian geofisika merupakan gabungan dari penggunaan echo-sounder, penembus lumpur, dan metal detector bawah air. Tim ini melakukan 12 kali ekspedisi arkeologis antara tahun 1983 sampai 1992 M dan benda-benda antik yang diketaemukan dikirim ke Physical Research Laboratory untuk diberikan tahun.

Dengan menggunakan thermoluminescence,, pemberian tahun pada karbon dan tenik modern yang ilmiah’ artefak yang diketemukan berasal dari perioda abad ke 15 SM sampai abad ke 18 SM. Dalam karya besar “Kota Dwaraka yang Hilang”, Dr. S.R.Rao memberikan rincian ilmiah atas penemuan dan artefak.

Pondasi dari bangunan dimana pagar kota dibangun pada 3,600 tahun yang lalu. Kota yang tenggelam sampai bagian utara yaitu Bet Dwaraka (juga dikenal sebagai Sankhodhara, dikatakan sebagai tempat istirahat Sri Krishna Kota itu meluas ke selatan sampai ke Okhamadhi dan Pindara di timur).

Marine Archeologists juga menemukan sejumlah besar struktur bebatuan, persegi empat panjang, setengah lingkaran dan bentuk segi empat di kedalaman.Benda-benda itu tersebar diarea yang luas. Disamping itu banyak macam jangkar batu juga diketemukan. Hal ini menunjukkan bahwa Dwaraka pada mulanya merupakan pelabuhan yang ramai di pantai barat Bharatavarsha ( India kuno).

Sekitar tahun 1500 SM hampir seluruh kota nampaknya telah hancur. Diantara benda yang diketemukan dari dasar laut adalah sebuah segel berukuran 18mm x 20mm dengan gambar banteng, binatang tak dikenal, kambing terpahat dengan arah berlawanan dengan jarum jam. “Tak ragu motifnya adalah asli Indus “. Dan hal ini sejalan dengan isi naskah kuno Harivamsa, dimana setiap penduduk Dwaraka harus membawa mudra sebagai tanda pengenal untuk dapat masuk ke Dwaraka

Temuan Penggalian Kota Dwaraka

Fakta Hindu - Penemuan Kota Emas Dwaraka, Kota Tempat Tinggal Sri Krishna Terbuat Dari Emas
Fakta Hindu – Penemuan Kota Emas Dwaraka, Kota Tempat Tinggal Sri Krishna Terbuat Dari Emas

Diantara artefak yang diketemukan dari Dwaraka dan Bet Dwaraka adalah gerabah yang berusia 3,528 tahun pada pengecekan dengan thermoluminescence.
Jangkar segi tiga dengan tiga lubang seberat 120-150 kg, yang terbesar beratnya 560 kg, yang diketemukan mirip dengan jangkar pre-Phoenisia yang diketemukan di Siria dan Cyprus yang usianya sekitar 1500 SM.

Penemuan arkeologis lainnya yang signifikan adalah batu bulan (chandrasila) yang berbentuk bulan. Dua batu bulat dengan satu lubang kurang lebih berusia 1500-1400 SM ditemukan, disamping pancing besi, barang-barang kuningan, sebuah lonceng tembaga dan beberapa pancing perunggu.

Diakui, tidak ada beda pendapat mengenai area secara garis besar mengenai kerajaan Sri Krishna. Struktur dan jangkar batu yang terdapat didasr laut menunjukkan kepal besar yang bersandar di laut dalam sementara kapal yang lebih kecil yang membawa penumpang dan barang-barang berlayar di laut dangkal.

Tigapuluh koin tembaga juga diketemukan di area penggalian Struktur juga ditemukan dari zaman pertengahan Kota ini tersebut dalam Mahabharata dan kota ini telah diketemukan.

Di tempat lain, ada penemuan naskah kuno yang ditemukan di Candi Jain di Aihole dibuat oleh Chalukya raja Pulakeshi. Tetapi ada temuan arkeologis yang meyakinkan bahwa Sri Krishna sebagai tokoh sejarah.

Misalnya penggalian diI Bedsa dekat Vidisha di Madhya Pradesh) menemukan reruntuhan candi dari 300 SM dimana Krishna (Vasudeva) dan Balarama (Samkarshana) dikenali dari umbul-umbulnya Anak Krishna, Pradyumna, cucunya Aniruddha dan pahlawan Yadava yang lainnya, Satyaki, juga teridentifikasi.

Catatan sejarah yang lebih akhir bertahun 574 M, terdapat pada yang disebut lempengan Palitana dari Samanta Simhaditya. Naskah ini mengacu bahwa Dwaraka sebagai ibu kota dari pantai barat dari Saurashtra dan menyatakan bahwa Sri Krishna tinggal disana.

Penggalian di bagian utara dan barat India, bagaimanapun juga, menunjukkan bahwa masyarakat maju telah ada sebelum tahun yang diterima dan teori dari sejarah kuno India. Pada penelitian pemukiman penduduk yang tenggelam, ditemukan karang yang berlubang untuk menambatkan perahu.

Kunci, menuju ke riwayat Krishna adalah Dwaraka. Dari segi arkeologi yang paling kuat adalah penemuan struktur pada akhir 1980, di lepas pantai dibawah laut Dwaraka Modern di Gujarat

Puing-puing yang diambil dari lokasi adalah bagian dari tembok, material bangunan, gerabah, seni pahatan, manik-manik dan tulang manusia dan gigi yang berusia sekitar 9,500 tahun ketika ditera dengan karbon.

Arkeoloog bawah air menemukan struktur kuno di lepas pantai Dwaraka; struktur melingkar dipantai Dwaraka; yang ditemukan dibawah air; merupakan sisa bagian depan dari struktur kuno candi Shri Dwarakadhish.

Garis besar tata letak kota yang tenggelam diketemukan oleh Unit Arkeologi Kelautan sesuai dengan penjelasan mengaenai Dwaraka pada naskah-naskah kuno Struktur kayu dilindungi dan dikelilingi oleh struktur yang terbuat dari blok batu Kayu lebih mudah ditera dengan karbon dan akan membantu para ilmuwan untuk menentukan tahun yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here